Makalah Organisasi dan Arsitektur Komputer
ISA Bus dan EISA Bus
file lengkap lihat dan download disini
Disusun Oleh :
Ria Amelia J : 3411141006
Erry Fuadillah : 3411141023
David Rahman F :
3411141100
Neni Nuraeni :
3411141132
Adi Indra P :
3411141161
Informatika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Jenderal Ahcmad Yani
2015
Kata Pengantar
Puji
syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Rahmat, Inayah,
Taufik dan Hinayahnya sehingga penulisan makalah tentang “Bus ISA dan EISA” ini
dapat terselesaikan sebagaimana mestinya.
Semoga
makalah ini dapat dipergunakan sebagai salah satu acuan, petunjuk maupun
pedoman bagi pembaca mengenai bus ISA dan EISA.
Harapan kami semoga makalah ini membantu menambah
pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, sehingga kami dapat memperbaiki
bentuk maupun isi makalah ini sehingga kedepannya dapat
lebih baik.
Makalah
ini kami akui masih banyak kekurangan. Oleh karena itu kami harap keadapa para
pembacara untuk memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun untuk
kesempurnaan makalah ini.
DAFTAR ISI
Kata pengantar ......................................................................................................................
Daftar isi .................................................................................................................................
Bab I Pendahuluan ................................................................................................................
1.1.
Latar belakang ....................................................................................................
1.2.
Rumusan masalah ...............................................................................................
1.3.
Tujuan penulisan .................................................................................................
Bab II Pembahasan ...............................................................................................................
2.1.
Perkemabagan bus system ..................................................................................
2.2.
BUS ISA (Industry Standar Architecture) ..........................................................
·
ISA 8-bit .................................................................................................
·
ISA 16-bit ...............................................................................................
2.3. BUS EISA (Extended
ISA) .................................................................................
Bab III penutup .....................................................................................................................
Kesimpulan .............................................................................................................................
Daftar pustaka .......................................................................................................................
Lampiran .........................................................................................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar belakang
Seiring perubahan zaman yang semakin lama semakin canggih
dan serba instant, perlu adanya suatu perubahan yang menyesuaikannya. Era saat
ini perlu adanya saluran data Bus yang handal terutama mengenai
kecepatan. Kecepatan komponen penyusun komputer tidak akan berarti jika tidak
diimbangi dengan kecepatan dan manajemen Bus yang baik.
Bus merupakan lintasan komunikasi yang menghubungkan dua
atau lebih perangkat komputer. Karakteristik penting sebuah bus adalah bahwa
bus merupakan media transmisi yang dapat digunakan bersama.
Sebuah bus sistem terdiri dari 50 hingga 100 saluran yang
terpisah. Masing-masing saluran ditandai dengan arti dan fungsi khusus.
Walaupun terdapat sejumlah rancangan bus yang berlainan, fungsi saluran bus
dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu saluran data, saluran
alamat, dan saluran kontrol. Selain itu, terdapat pula saluran distribusi daya
yang memberikan kebutuhan daya bagi modul yang terhubung.
1.2.
Rumusan masalah
·
Bagaimana perkembangan system
bus?
·
Bagaimana perkembangan dan sejarah BUS ISA?
·
Bagaimana perkembangan dan sejarah BUS
EISA?.
1.3.
Tujuan penulisan
·
Mengetahui perkembagan system
bus.
·
Mengetahui sejarah dan
perkembangan BUS ISA.
·
Mengetahui sejarah dan
perkembangan BUS EISA.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Perkemabagan bus system
·
Omnibus (PDP-8)
Omnibus (PDP-8) adalah
bus yang dibuat yang pertama . Ukurannya sebesar lemari mini bus. Ukuran bus
ini masih cukup besar dimana kedaan komputer saat itu mempunyai ukuran yang
besar juga. Secara informal bus ini dikenal dengan 8 Straight. Model awal
omnibus menggunakan transistor yang berlogika diode.
·
Unibus (PDP-11)
PDP-11 adalah serangkaian 16-bit minicomputer yang dijual oleh Digital
Equipment Corp dari tahun 1970, salah satu suksesi produk di PDP seri ke
1990-an. PDP 11 diganti PDP-8 pada banyak aplikasi real-time , walaupun kedua
lini produk tinggal di paralel selama lebih dari 10 tahun. PDP 11 memiliki
fitur unik beberapa inovatif, dan lebih mudah untuk program dibandingkan
pendahulunya dengan penggunaan dari register umum. Ia digantikan di kisaran
minicomputer niche-pertengahan oleh 11 VAX- 32-bit perpanjangan PDP-11.
·
Multibus (8086)
Multibus (8086) adalah
bus komputer standar yang digunakan dalam sistem industri yang dikembangkan
oleh Intel Corporation. Bus sistem inilah yang kemudian diadopsi sebagai IEEE
bus 796. Multibus mempunyai spesifikasi yang kokoh dan disesuaikan dengan
standar industry sehingga peralatan yang kompleks dapat dirancang diatasnya.
Menjadi standar industri yang jelas dan terdokumentasi dengan baik memungkinkan
industri Multibus-kompatibel untuk tumbuh di sekitarnya. Banyak orang lain
membuat CPU , memori, dan papan perifer lainnya. Pada tahun 1982 ada lebih dari
100 Multibus papan dan sistem produsen.
2.2.
BUS ISA (Industry Standar
Architecture)
Bus ISA adalah sebuah
arsitektur bus dengan bus data selebar 8-bit yang diperkenalkan dalam IBM PC
5150 pada tanggal 12 Agustus 1981. Bus ISA diperbarui dengan menambahkan bus
data selebar menjadi 16-bit pada IBM PC/AT pada tahun 1984, sehingga jenis bus
ISA yang beredar pun terbagi menjadi dua bagian, yakni ISA 16-bit dan ISA
8-bit. ISA merupakan bus dasar dan paling umum digunakan dalam komputer IBM PC
hingga tahun 1995, sebelum akhirnya digantikan oleh bus PCI yang diluncurkan
pada tahun 1992.
·
ISA 8-bit
Bus ISA 8-bit merupakan varian dari bus ISA, dengan
bus data selebar 8-bit, yang digunakan dalam IBM PC 5150 (model PC awal). Bus
ini telah ditinggalkan pada sistem-sistem modern ke atas tapi sistem-sistem
Intel 286/386 masih memilikinya. Kecepatan bus ini adalah 4.77 MHz (sama
seperti halnya prosesor Intel 8088 dalam IBM PC), sebelum ditingkatkan menjadi
8.33 MHz pada IBM PC/AT. Karena memiliki bandwidth 8-bit, maka transfer rate
maksimum yang dimilikinya hanyalah 4.77 Mbyte/detik atau 8.33 Mbyte/detik.
Meskipun memiliki transfer rate yang lamban, bus ini termasuk mencukupi
kebutuhan saat itu, karena bus-bus I/O semacam serial port, parallel port,
kontrolir floppy disk, kontrolir keyboard dan lainnya sangat lambat. Slot ini
memiliki 62 konektor.
·
ISA 16-bit
Bus ISA 16-bit adalah sebuah bus ISA yang memiliki
bandwidth 16-bit, sehingga mengizinkan transfer rate dua kali lebih cepat
dibandingkan dengan ISA 8-bit pada kecepatan yang sama. Bus ini diperkenalkan
pada tahun 1984, ketika IBM merilis IBM PC/AT dengan mikroprosesor Intel 80286
di dalamnya. Mengapa IBM meningkatkan ISA menjadi 16 bit adalah karena Intel
80286 memiliki bus data yang memiliki lebar 16-bit, sehingga komunikasi antara
prosesor, memori, dan motherboard harus dilakukan dalam ordinal 16-bit. Meski
prosesor ini dapat diinstalasikan di atas motherboard yang memiliki bus I/O
dengan bandwidth 8-bit, hal ini dapat menyababkan terjadinya bottleneck pada
bus sistem yang bersangkutan.
2.3.
BUS EISA (Extended ISA)
Bus EISA pada dasarnya
adalah versi 32-bit dari bus ISA yang biasa. Tidak seperti MCA dari IBM yang
benar-benar baru (arsitektur serta desain slotnya), pengguna masih dapat
menggunakan kartu ISA 8-bit atau 16-bit yang lama ke dalam slot EISA, sehingga
hal ini memiliki nilai tambah: kompatibilitas ke belakang (backward
compatibility). Seperti halnya bus MCA, EISA juga mengizinkan konfigurasi kartu
EISA secara otomatis dengan menggunakan perangkat lunak, sehingga bisa dibilang
EISA dan MCA adalah pelopor "plug-and-play", meski masih primitif.
Bus EISA menambahkan
90 konektor baru (55 konektor digunakan untuk sinyal sedangkan 35 sisanya
digunakan sebagai ground) tanpa membuat slot ISA 16-bit berubah. Sekilas, slot
EISA 32-bit sangat mirip dengan slot ISA 16-bit. Tapi, berbeda dari kartu ISA
yang hanya memiliki satu baris kontak, kartu EISA memiliki dua baris kontak
yang bertumpuk. Baris pertama adalah baris yang digunakan oleh ISA 16-bit,
sementara baris kedua menambahkan bandwidth menjadi 32-bit. Karenanya, kartu
ISA yang lama masih dapat bertahan meskipun berganti motherboard. Meski
kompatibilitas ini merupakan sesuatu yang bagus, ternyata industri kurang
begitu meresponsnya. Akhirnya, fitur-fitur EISA pun ditangguhkan untuk
mengembangkan bus I/O yang baru, yang disebut dengan VESA Local Bus (VL-Bus).
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Bus adalah satu lintasan komunikasi yang
menghubungkan dua atau lebih perangkat. Berbagai perangkat yang terhubung ke
bus dan suatu sinyal yang di pancarkan oleh tiap perangkat dapat diterima oleh
semua perangkat lain yang terhubung ke bus.
Perkembangan
system bus antara lain Omnibus (PDP-8), Unibus (PDP-11),
Multibus (8086),
ISA dan EISA pada dasarnya perkembangan dari tiap generasi selalu menjadikan
system semakin canggih.
PC awal
mempunyai bus dengan kecepatan 4.77 MHz dan lebar 8 bit yang dikenal dengan bus
ISA 8 bit. Bus ini dipergunakan pada motherboard 8080 (computer XT) yang
menggunakan mikroprosesor 8 bit. Slotnya memiliki 62 pin yang terbagi pada
kedua sisinya.
Kemudian ISA
ini dikembangkan menjadi 16 bit dengan kecepatan 8 MHz, dipergunakan untuk
motherboard 80286 ke atas atau computer AT. Slot ISA 16 bit memiliki 100 pin.
ISA 8 bit kompatibel dengan ISA 16 bit, misalnya monitor card 8 bit dapat
dipasang pada slot ISA 16 bit.
Pada tahun
1988, Compaq dan PC-clone lainnya menandai pengembangan EISA (Extended ISA). EISA
merupakan hasil pengembangan dari ISA yang dirancang untuk menggunakan akses 32
bit. Umumnya dipergunakan pada komputer 486 yang menuntut kecepatan tinggi,
misalnya server. Kemudian EISA dikembangkan menjadi VESA (Video Electronics
Standard Association).
Daftar pustaka
·
http://disarahimatullah.blogspot.co.uk/2014/03/makalah.html
(diaksses pada tanggal 18 april 2015).
·
http://mahfuzm.blogspot.co.uk/2011/09/sistem-bus.html
(diaksses pada tanggal 18 april 2015).
·
http://sidiq.mercubuana-yogya.ac.id/wp-content/uploads/2012/05/Kel-6-BUS-I.pdf
(diakses pada tanggal 19 april 2015).
·
http://www.arifmudipriyatno.ga/2014/10/makalah-sistem-bus.html (diakses pada tanggal 19
april 2015).
1 comments:
infonya sangat bermanfaat banget gan
Pemotong simcard 3in1
Posting Komentar